Ekbis Webinar Unas: Lulus Kuliah di Tengah Pandemi Mau Kemana?

Webinar Unas: Lulus Kuliah di Tengah Pandemi Mau Kemana?

-

Universitas Nasional menggelar Webinar Entrepreneurship. Materi yang diangkat menjawab situasi saat ini. Yaitu, dalam situasi pandemi ini, mau kemana mahasiswa yang sudah lulus kuliah?

Kegiatan yang digelar online ini, lengkapnya adalah Webinar Entrepreneurship Expo and Lecturer Business Shared. Tema yang diangkat bertajuk:“Jadi pengusaha di new era, siapa takut?”

Pembicara yang dihadirkan, antaranya lain: Kepala UPT Wirausaha Unas, Drs Suadi Sapta Putera, M.Si.M. Ada juga dosen Fakultas Pertanian Unas, Ir. Farida, MMA. Serta dosen Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Unas Siti Tuti Alawiyah, M.Hum.

Dalam paparannya, dosen wirausaha Unas mengajak agar mahasiswa tidak takut menjadi pengusaha di era new normal. Meskipun membangun bisnis dalam kondisi saat ini adalah sebuah tantangan berat. Penyebabnya jelas, yaitu hampir semua sektor usaha mengalami kerugian, bahkan bangkrut.

Suadi Sapta Putera mengungkapkan bahwa kondisi new normal saat ini telah mengakibatkan banyak perubahan perilaku masyarakat. “Nggak perlu ada yang ditakuti. Kkita masih bisa jalankan usaha di era ini. Namun, sebelum mulai, kita harus tahu situasi dan kondisi lingkungan,” jelasnya dalam webinar Entrepreneurship Expo and Lecturer Business Shared yang digelar pada Sabtu, (25/07/2020).

Suadi menambahkan, dalam menjalani suatu usaha memang tidak selamanya berjalan mulus. Karenanya diperlukan ketekunan dan komitmen dalam menjalaninya.

“Saya sendiri saat mulai merintis usaha juga jatuh bangun. Tapi terus dicoba dan bertahap. Meski sekarang sedang pandemi tetap harus semangat. Pada awalnyam untung mungkin sedikit. Tapi pada akhirnya jika jadi usaha yang besar, bisa mengantarkan ke keberhasilan,” ujar dosen mata kuliah kewirausahaan itu.

Dosen Fakultas Pertanian Unas yang menjadi narasumber dalam webinar tersebut, Ir Farida mengatakan bahwa ada 4 hal yang perlu dilakukan untuk meraih impian dalam berwirausaha. Yakni spesifik, positif, tertulis, dan menarik.

“Spesifik berarti detail. Jadi, harus jelas mau usaha yang seperti apa? Positif berarti kita harus berpikir positif dan yakin. Tertulis berarti menuliskan segala impian kita dan bisa menambah daya ingat seseorang dalam meraih impian, dan menarik adalah kita harus berusaha untuk mengejar impian tersebut,” jelasnya.

Di sisi lain, Farida menambahkan bahwa dalam membuat usaha, kegiatan promosi yang tepat juga perlu dilakukan untuk menarik konsumen. “Jaman dulu membangun usaha dengan rasa yang enak dan lokasi yang strategis sudah jadi nilai tambah. Tapi kalau sekarang, tidak ada promosi atau iklan, itu sebuah hal yang mustahil,” kata dia.

Pembicara terakhir, dosen Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Unas, Siti Tuti Alawiyah juga mengatakan bahwa menjadi seorang wirausaha membutuhkan perjalanan yang panjang. “Prosesnya nggak semudah yang dibayangkan. Kita harus tahu langkah-langkah apa yang bisa digunakan. Jika sudah dapat keuntungan sedikit, waktunya untuk mengembangkan sayap lagi agar punya bisnis yang kokoh,” ujarnya.

Oleh sebab itu, ia menyarankan agar dalam melakukan usaha, mahasiswa perlu mengetahui langkah yang tepat sembari menjalankan usahanya. “Dalam menjalani usaha itu pasti ada masalah. Baik sukses atau gagal, tidak bisa diprediksi. Yang penting punya keyakinan yang kuat,” ucap dosen sastra Inggris itu.

Webinar ini merupakan pengganti dari kegiatan Unas Entrepreneurship Expo yang rutin dilakukan di setiap akhir mata kuliah kewirausahaan. Pada akhir sesi, masing-masing kelompok mahasiswa mempresentasikan bisnis mereka yang dipamerkan selama pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan dengan keterbatasan adanya pandemi ini tidak mengurangi semangat mahasiswa untuk menjadi pengusaha muda. Saya harap bisa diambil manfaatnya sehingga memiliki kreatifitas untuk menciptakan pasar dan peluang bisnis kedepan,” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unas, Dr. Drs. Zainul Djumadin, M.Si. dalam sambutannya.(*)

Redaksi
Ideas, stories, thoughts

Komentari

Subscribe to our newsletter

Subscribe info terbaru dari UNAS Press Newsletter langsung ke inbox email

Terkini

Di PLBA, Dekan Fakultas Pertanian Unas Ingatkan Kejayaan Ekonomi Indonesia dari Sektor Pertanian

Fakultas Pertanian Universitas Nasional (Faperta Unas) menyelenggarakan Pengenalan Lingkungan dan Budaya Akademik bagi Mahasiswa Baru di tingkat Fakultas. Ini...

2.710 Mahasiswa Baru UNAS Ikuti Pengenalan Lingkungan dan Budaya Akademik

Sebanyak 2.710 Mahasiswa Baru Jenjang Strata Satu (S1) dan Sarjana Terapan mengikuti pelaksanaan Pengenalan Lingkungan dan Budaya Akademik (PLBA)...

Dekan FEB Unas Tiga Keuntungan Presidensi G20 di Indonesia: Consumption, Investment, Public Economics

Pakar ekonomi, yang juga Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nasional, Kumba Digdowiseiso menilai bahwa penetapan Indonesia sebagai...

Featured

2.710 Mahasiswa Baru UNAS Ikuti Pengenalan Lingkungan dan Budaya Akademik

Sebanyak 2.710 Mahasiswa Baru Jenjang Strata Satu (S1) dan...

PPI Unas Menangkan Hibah John Templeton Foundation Untuk Program Integrasi Islam dan Lingkungan

Pusat Pengajian Islam Universitas Nasional (PPI Unas), menjadi salah...

You might also likeRELATED
Recommended to you