Civitas Akademika Unas Sepakati MoU Budaya Sensor Mandiri Lembaga Sensor Film...

Unas Sepakati MoU Budaya Sensor Mandiri Lembaga Sensor Film Indonesia

-

Universitas Nasional bersama dengan 24 perguruan tinggi di Indonesia menandatangani kesepakatan kerjasama dengan Lembaga Sensor (LSF) Indonesia untuk program Penyensoran dan Sosialisasi Budaya Mandiri. Kesepakatan ini tertuang dana MoU yang ditandangani pimpinan perguruan tinggi dengan LSF di Puri Ratna Sahid, Jakarta pada Rabu (13/03/2021) dalam rangkaian peringatan Hari Film Nasional tanggal 30 Maret.

Rektor Universitas Nasional Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A didampingi Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Nasional Drs. Adi Prakoso, M.Si.

Kesepakatan ini ditandatangani secara langsung oleh Rektor Universitas Nasional Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A didampingi Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Nasional Drs. Adi Prakoso, M.Si. Dalam keterangannya, Rektor Universitas Nasional menjelaskan bahwa MoU tersebut bermanfaat bagi civitas UNAS dan banyak hal yang akan bisa diimplementasikan.

“MoU ini tentu bermanfaat bagi civitas UNAS, terutama terkait dengan kebijakan Kemendikbud tentang Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar. Tentunya banyak hal yang bisa dilakukan oleh mahasiswa dan dosen UNAS untuk mengimplementasikan Kerjasama tersebut”, jelasnya melalui pesan WhatsApp.

Rektor Unas mengakui sangat mengapresiasi upaya kerja sama penerapan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dalam perfilman, penyensoran dan sosialisasi budaya sensor mandiri. “Saya ucapkan terima kasih kepada Ketua LSF dan jajarannya atas undangan untuk bekerjasama dengan perguruan tinggi di Indonesia termasuk dengan Universitas Nasional, terobosan acara ini saya rasa keren,” tambah Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A.

“Mudah-mudahan dengan Kerjasama ini terbentuk sinergisitas yang kuat dalam memajukan industri perfilman sekaligus menjaga nilai-nilai kebudayaan bangsa Indonesia dari pengaruh-pengaruh yang negatif,” tutupnya.

Pada acara penandatangan nota kesepakatan bersama antara Lembaga Sensor Film Indonesia dengan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta terdapat delapan ruang lingkup Kerjasama yang dilakukan. Pertama, regulasi dan kebijakan tentang perfilman, penyensoran dan budaya sensor mandiri. Kedua, advokasi, pemantauan, dan sosialisasi tentang perfilman, penyensoran dan budaya sensor mandiri. Ketiga, penelitian dan pertukaran informasi terkait perfilman, penyensoran dan budaya sensor mandiri. Keempat, pengabdian masyarakat di daerah pelaksanaan program desa sensor mandiri.

Kelima, memperluas jejaring dan kemitraan di bidang perfilman, penyensoran dan budaya sensor mandiri. Keenam, penempatan magang bagi mahasiswa. Ketujuh, kuliah umum, seminar, workshop, webinar dan pelatihan sejenis lainnya. Kedelapan, pemanfaatan sumber daya manusia serta fasilitas sarana dan prasarana yang dimiliki kedua belah pihak untuk menunjang kelancaran penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Nasional, Drs. Adi Prakoso, M.Si menyambut gembira udangan dan MoU yang telah ditandatangani oleh Rektor Universitas Nasional.

“Prodi Ilmu Komunikasi menyambut gembira MoU yang telah ditandatangani oleh Bapak Rektor, Sesuai arahan beliau kami akan berkolaborasi dengan berbagai Lembaga dalam rangka mewujudkan visi misi Prodi Ilkom UNAS. Terdapat beberapa peluang dari kerja sama dengan LSF yang diselaraskan dengan tri dharma perguruan tinggi. Khususnya di bidang pengabdian masyarakat, LSF mempunyai program Desa Sensor Mandiri, kami akan berupaya berkolaborasi untuk itu,” ungkapnya. (*TIN)

Redaksi
Ideas, stories, thoughts

Komentari

Subscribe to our newsletter

Subscribe info terbaru dari UNAS Press Newsletter langsung ke inbox email

Terkini

Energi Ramadhan, BAU Unas Ikut Berbagi Nasi Kotak di Kelurahan Pasar Minggu

Universitas Nasional, dalam rangkaian kegiatan Ramadhan, ikut memberikan dukungan pada program yang digelar oleh Pemprov DKI Jakarta, yaitu “Energi...

BPM Unas Lakukan Coaching Clinic Untuk Sinkronisasi Pembelajaran Daring

  Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Nasional (Unas) melakukan coaching clinic implementasi dan sinkronisasi pembelajaran daring melalui Learning Management System...

Inilah Korea Corner di Unas, Tempat Belajar Paling Populer

Bahasa Korea menjadi program studi yang mulai jadi tren di Indonesia. Setidaknya, ada lima perguruan tinggi negeri yang membuka...

Featured

Inilah Korea Corner di Unas, Tempat Belajar Paling Populer

Bahasa Korea menjadi program studi yang mulai jadi tren...

You might also likeRELATED
Recommended to you