Sains Seminar Teknologi Sains dan Informasi Unas: Welcome Smart Society...

Seminar Teknologi Sains dan Informasi Unas: Welcome Smart Society 5.0

-

seminar FTKI Unas
Seminar FTKI Unas

Era baru muncul. Namanya Era Smart Society 5.0. Ini adalah perubahan transformasi digital yang berpusat pada peran manusia dengan menggunakan teknologi sebagai basisnya.

Profesor bidang Telekomunikasi Fakultas Teknologi, Komunikasi, dan Informatika (FTKI) Universitas Nasional, Prof. Dr. Iskandar Fitri, S.T., M.T. menegaskan bahwa smart society 5.0 telah membuat teknologi berkonvergensi menjadi satu platform digital.

Munculnya konsep ini merupakan suatu tantangan bagi manusia. Terutama untuk bisa selaras dengan perkembangan bidang teknologi dan sains yang tak bisa dihindarkan.

“Dulu, semua sub platform teknologi berdiri sendiri. Sekarang sudah berkembang semuanya menjadi satu. Dan kita harus mulai belajar dan terbiasa dengan kemajuan ini agar bisa beradaptasi,” demikian disampaikan Prof. Dr. Iskandar Fitri, S.T., M.T. yang hadir sebagai pembicara dalam Seminar Nasional Teknologi Sains dan Informasi (SNTSI) FTKI Unas, Sabtu (25/08/2020).

Prof Iskandar melanjutkan, adanya integrasi platform tersebut bisa menciptakan satu kesatuan yang dapat meliputi semua aspek kehidupan. Misalnya, pengunaan machine learning, data science, dan data analytic pada bencana alam (detection and recovery systems for disasters), tindak kejahatan (cyber crime), ekonomi (analysis and prediction of global and local economic system), atau biologi (bioinformatics), dan lain-lain.

“Dari semua itu, alat bantu Information and Communication Technologies (ICT) melakukan proses, koleksi dan tabulasi data, pengelompokan data, pemetaan, penyajian data. Kemudian memberikan rekomendasi berupa pengetahuan untuk pengampulan keputusan atau disebut sebagai decision support systems/ management knowledge systems,” kata dosen FTKI Unas itu.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Direktur Program Doktor Universitas Gunadarma, Prihandoko, S.Kom., MIT., Ph.D. mengatakan, adanya smart society era 5.0 ini membuat banyaknya perubahan dalam kehidupan manusia. Terutama dalam bidang teknologi seperti perkembangan machine learning.

“Dengan adanya kemampuan komputer itu, seperti google maps yang dapat membaca setiap jalan, social media yang dapat mendeteksi teman kita dari wajah, ialah kecanggihan-kecanggihan dari perkembangan machine learning. Seperti halnya juga iklan di internet yang bisa mengintegrasikan apa yang kita akses satu dengan yang lainnya,” ujarnya.

Ia mengatakan, adanya teknologi tersebut dapat mempermudah segala sendi kehidupan manusia. “Aktivitas yang kita lakukan dapat lebih mudah. Oleh sebab itu, kita juga harus bisa beradaptasi dengan kecanggihan tersebut karena adanya perkembangan teknologi harus kita terima,” ucapnya.

Namun di sisi lain, Ketua Komunitas Data Science Indonesia (DSI), Alamsyah Hanza mengatakan, dengan adanya perkembangan menuju 5.0, bagi generasi muda khususnya lulusan baru, perlu memiliki beberapa bekal. Terutama, agar mereka mampu bersaing, seperti mengerti teknologi secara umum, selalu terhubung dengan internet, mengerti bahasa asing, memiliki trademark, serta terus belajar dan update segala informasi.

“Generasi muda harus selalu up to date dengan keadaan di masyarakat. Seperti halnya teknologi yang memiliki perkembangan yang pesat perlu terus diikuti agar dapat bersaing di era society 5.0,” tambah Alam.

Selain hal tersebut, lanjutnya, di era teknologi ini generasi muda juga perlu memiliki personal branding yang menarik. Seperti memperbaharui linkedin, membuat blog atau tulisan sesuai dengan bidang yang ingin ditekuni, dan selalu update.

Kegiatan seminar ini dibuka oleh sambutan dari Dekan FTKI, Dr. Septi Andryana, S.Kom., MMSI. dan Ketua Prodi Teknik Informatika, Nurhayati, S.Si., MTI, serta diikuti oleh dosen dan mahasiswa dari lingkup FTKI.(NIS)

 

info kuliah, klik https://www.unas.ac.id/

Redaksi
Ideas, stories, thoughts

Komentari

Subscribe to our newsletter

Subscribe info terbaru dari UNAS Press Newsletter langsung ke inbox email

Terkini

Peneliti Gabungan dari Unas, Rutegers dan Zurich Temukan Pola Baru Konsumsi Orangutan

  Selama puluhan tahun kemudian, hasil dokumentasi pola konsumsi kera besar asli Kalimantan menunjukkan bahwa buah-buahan, dedaunan, kulit kayu, bunga,...

Unas Jadi Host International Conference on Social Sciences, Angkat Tema Solidarity, Creativity dan Connectivity

Universitas Nasional dalam rangka kerjasama bidang publikasi ilmiah dengan 4 bidang keilmuan dalam Konsorsium Ilmu Sosial di Lembaga Layanan...

Orasi Ilmiah di Unas, Jenderal Dudung Abdurachman: Eksistensi Sebuah Negara Bergantung Pada Kemampuan Mempertahankan Diri

Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menyatakan pentingnya membangun daya saing bangsa, melalui sistem tata...

Featured

You might also likeRELATED
Recommended to you