Ekbis Pascasarjana Ilmu Managemen Unas Berbagai Ilmu Digital Marketing

Pascasarjana Ilmu Managemen Unas Berbagai Ilmu Digital Marketing

-

Pascasarjana unas
pascasarjana ilmu marketing

Sekolah Pascasarjana Program Studi Ilmu Manajemen Universitas Nasional menggelar webinar nasional. Dalam kegiatan ini, materi yang disajikan adalah pengetahuan langsung terkait dengan situasi saat ini.

Tema yang diangkat dalam webinar ini adalah: “Eksistensi Digital Marketing di Era New Normal.” Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu (29/08/2020).

Dari materi yang disajikan, hampir seluruhnya berkaitan dengan kemajuan teknologi digital dan bagaimana membuat strategi marketing. Terlebih pada masa era new normal saat ini.

Saat ini, pemasaran tidak bisa lagi mengandalkan cara konvensional. Pemasaran sudah harus mampu memaksimalkan dunia internet. Sebab, dalam situasi seperti sekarang, digital marketing merupakan cara efektif untuk menjangkau konsumen.

Trainer and Consultant Customer Relationship Management (CRM) Joko Ristono, S.T., yang menjadi pembicara dalam webinar ini mengungkapkan, saat ini banyak pelaku usaha yang belum memaksimalkan konsep digital marketing. Bahkan, beberapa di antaranya masih gagap dalam menggunakan pemasaran baru tersebut.

“Atas dasar itulah, orang penting perduli kondisi saat ini dengan memahami kiat-kiat digital marketing. Mengingat, dalam era new normal hampir seluruh aktivitas jual beli menggunakan media internet,” ujarnya.

Joko menambahkan, digital marketing sendiri merupakan aktivitas atau kegiatan pemasaran dan penjualan dengan serangkaian cara dan teknik yang menggunakan media digital dengan tujuan mendapatkan traffic, data dan customer.

“Ini adalah sebuah trend yang ada dan semua pelaku usaha harus bisa beradaptasi jika tak ingin tertinggal,” lanjutnya.

Sementara itu, kata Joko, terdapat beberapa manfaat dari adanya digital marketing. Salah satunya adalah bisa menjangkau konsumen secara luas dan banyak.

Melalui pola ini, pemasaran dapat mengenalkan suatu produk secara lebih cepat, termasuk membangun database market, dan bisa lebih mudah menganalisa pasar secara efektif dan efisien.

“Adanya digital marketing juga bisa menghemat biaya dan mengeluarkan biaya iklan lebih murah. Selain itu, omzet bisa naik berkali kali lipat karena potensi pasar yang lebih luas,” tutur pria yang hobi menulis itu.

Dr. Andini Nurwulandari, S.E., M.M.
Dr. Andini Nurwulandari, S.E., M.M.

Ketua Program Studi Pasca Sarjana Ilmu Manajemen Unas, Dr. Andini Nurwulandari, S.E., M.M. yang membuka kegiatan ini, dalam pidatonya mengatakan, konsep digital marketing penting dipelajari. Mengingat hal ini sangat relevan dengan kondisi sekarang.

“Sekarang kita bisa lihat sendiri dari kegiatan belanja online, sudah lebih maju dibandingkan belanja secara konvensional. Perkembangan internet yang membuat kita mudah untuk melakukan transaksi online tersebut, makanya penting untuk lebih dalam paham soal digital marketing,” katanya dalam webinar.

Dalam kesempatan yang sama, COO of Youth Ranger Indonesia, Galih Mandala Putra mengatakan, dalam melakukan digital marketing, pelaku usaha perlu memikirkan konten yang menarik dan tepat sasaran.

Menurutnya, konten adalah sebuah kunci sukses pemasaran dalam dunia digital. “Ada istilahnya, content is the key. Kalau kontennya saja sudah nggak menarik, mau strategi digitalnya sebagus apapun pasti nggak dilirik konsumen. Sementara konten di sosial media itu visual yang paling bagus untuk menarik konsumen, kita bisa menfaatin konten foto, konten video,” jelas content creator lulusan salah satu universitas di Bandung itu.

Galih melanjutkan, terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membuat konten menarik. Yaitu, tentukan tema atau kategori konten yang akan dibuat.

Di samping itu, harus dibuat semenarik mungkin profil pribadi yang kita punya. Lalu hadirkan konten menarik dengan membuat rencana konten dan cari inspirasi untuk membuat konten atau caption dari influencer lain.

“Selanjutnya adalah persiapkan peralatan yang mendukung untuk membuat konten, tingkatkan pekerjaan dengan mendaftar pada influencer platform atau management dan berkolaborasi, ikuti workshop atau seminar mengenai content creator, dan trakhir paling penting tapi sulit ialah konsisten dan tanggung jawab,” katanya.

Founder Mandala’s Art itu menyangkal, ada mitos yang mengatakan bahwa dalam memulai bisnis dengan digital marketing itu harus pintar. Faktanya, hal yang paling penting adalah adanya kemauan dan keberanian, belajar dan latihan, ide yang cemerlang, bisa berkolaborasi, serta perbanyak chanel dan relasi. (NIS)

info kuliah, klik https://www.unas.ac.id/

Redaksi
Ideas, stories, thoughts

Komentari

Subscribe to our newsletter

Subscribe info terbaru dari UNAS Press Newsletter langsung ke inbox email

Terkini

Pascasarjana Biologi Unas & Muamalat Institute Berkolaborasi Garap Ekopesantren

Program Studi Magister Biologi Sekolah Pasca Sarjana Universitas Nasional (Unas) melaksanakan kerjasama dengan Muamalat Institute dalam program pengelolaan lingkungan...

Nurses Day, Himakep Unas Berikan Penyuluhan Kesehatan Ke Kampung Binaan

Himpunan Mahasiswa Keperawatan (Himakep) Universitas Nasional, dalam  rangka memperingati Internasional Nurses Day, melakukan Kegiatan Penyuluhan Kesehatan Risiko Hipertensi. Kegiatan ini...

Pusat Pemberdayaan Masyarakat Unas Hadirkan Para Ilmuwan Peneliti Bahas Ekosistem Berkelanjutan

Pusat Pemberdayaan Masyarakat Universitas Nasional (PPM-Unas) dalam rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni, bekerja...

Featured

Dihadiri Plt. Sekjen Kemendikbud-BRIN, Unas Resmikan Cyber Library

  Universitas Nasional secara resmi meluncurkan cyber library. Peresmian dilakukan...

You might also likeRELATED
Recommended to you