Hukum Magister Ilmu Hukum Unas Kaji Hukum Ketenagakerjaan Lintas Negara...

Magister Ilmu Hukum Unas Kaji Hukum Ketenagakerjaan Lintas Negara di Masa Pandemi

-

Prof. Dr. Kamal Halili Hasan
Prof. Dr. Kamal Halili Hasan

Magister Ilmu Hukum Universitas Nasional (UNAS) melangsungkan kuliah umum. Materi yang dibahas adalah: “Hukum Ketenagakerjaan.” Yang menarik, kegiatan ini juga melibatkan pakar hukum dari negara lain.

Kegiatan dilakukan secara virtual dan diikuti oleh mahasiswa pascasarjana Hukum Unas pada Sabtu (26/09/2020). Hadir sebagai pembicara, Guru Besar Labour Law Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Prof. Dr. Kamal Halili Hasan.

Materi kegiatan ini sendiri, disusun dengan pemikiran bahwa setiap pekerja dan pengusaha memiliki hak dan kewajiban dalam menjalankan aktivitas perusahaan. Hubungan antarkeduanya diatur dalam hukum ketenagakerjaan.

Namun, dalam pelaksanaannya sering sekali terdapat permasalahan baik dari faktor pendidikan, kesempatan kerja, pertumbuhan ekonomi yang relatif rendah, maupun faktor lainnya. Permasalahan tersebut dialami oleh banyak negara, termasuk di Indonesia.

Guru Besar Labour Law Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Prof. Dr. Kamal Halili Hasan mengatakan, ketenagakerjaan saat ini merupakan isu penting dan banyak diperhatikan dikalangan masyarakat mengingat adanya pandemi Covid-19. Tak jarang, kondisi ini membuat perusahaan memiliki masalah dengan tenaga kerjanya.

“Kondisi pandemi Covid-19 membuat permasalahan tenaga kerja semakin kompleks dan banyak. Perlu kontribusi dari pakar hukum dan berbagai pihak guna membalikkan kecelakaan kerja di negara-negara,” jelasnya.

Melalui presentasi berjudul “Perundangan Keselamataan dan Kesihatan Pekerjaan: Tanggung Jawab Majikan di Malasyia”, Prof. Kamal mengungkapkan, adanya kecelakaan kerja di Malaysia melahirkan perluasan di dalam peraturan perundang undangan. Dimana sebelumnya ialah Factory and Machiery (FMA) 1967, yang skopnya hanya untuk pabrik manufacturing, kemudian diubah menjadi Occupational Safety and Health Act (OSHA) 1994 yang memiliki peraturan lebih luas.

“Peraturan pengganti yang dibuat oleh Malaysia lebih luas cakupannya. OSHA 1994 tidak hanya manufacturing, tetapi lebih luas ke infrastruktur dan sebagainya terhadap kecelakaan kerja yang bisa terjadi di pelaku usaha baik formal maupun non formal,” tambahnya.

Ayu Maulida Sari, SE, MH, CHCP, CHCM
Ayu Maulida Sari, SE, MH, CHCP, CHCM

Peneliti di Pusat Kajian Pengembangan dan Pembangunan Indonesia Raya (IRA CDS), Ayu Maulida Sari, SE, MH, CHCP, CHCM melihat bahwa saat ini dibutuhkan peningkatan keterampilan dan keahlian tenaga kerja asing dalam melaksanakan pembangunan di Indonesia.

Dalam kajiannya yang berjudul “Peran Tenaga Kerja Asing Dalam Pembangunan di Indonesia dan Masyarakat Ekonomi Asean”, Ayu Maulida Sari melihat bahwa peran tenaga kerja asing di Indonesia, khususnya di ASEAN diperlukan dalam rangka investasi dan program alih transfer yang dapat membuat negara tersebut memajukan kesejahteraan, sehingga tercipta keadilan bagi rakyatnya.

Selain itu, lanjutnya, adanya tenaga kerja asing dalam pembangunan di Indonesia juga dapat membuka perluasan kesempatan bekerja, membuka peluang jabatan tertentu, membuka peluang investasi, serta meningkatkan pelatihan bagi tenaga kerja Indonesia.

Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum Unas, Dr. Rumainur, S.H., M.H dalam sambutannya mengatakan, kuliah umum ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih pemikiran tentang permasalahan hukum ketenagakerjaan serta memberikan referensi tesis bagi mahasiswa.

“Melalui kuliah umum ini kita bisa sharing dengan Malaysia, dengan universitas dan organisasi lain terkait dengan hukum ketenagakerjaan. Semoga kuliah umum ini bisa melahirkan tindak lanjut yang positif bagi mahasiswa hukum Unas,” ujarnya.(NIS)

Redaksi
Ideas, stories, thoughts

Komentari

Subscribe to our newsletter

Subscribe info terbaru dari UNAS Press Newsletter langsung ke inbox email

Terkini

Farhan Fauzan, Mahasiswa HI Unas Dikukuhkan Sebagai Presidium Nasional FKMHII Korwil II

Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Nasional angkatan 2019, Farhan Fauzan dikukuhkan sebagai Presidium Nasional Forum Komunikasi Mahasiswa Hubungan Internasional se-Indonesia...

Unas Gelar Festival Film Pelajar dan Mahasiswa 2022, SMAN 68 Jakarta dan Universitas Trisakti Raih Karya Film Terbaik

Ratusan Pelajar dan Mahasiswa dari sejumlah provinsi di Indonesia mengikuti perhelatan Festival Film Pelajar dan Mahasiswa 2022 yang digelar...

Dies Natalis ke-73, Unas Gelar Festival Ilmiah

Universitas Nasional menggelar Festival Ilmiah dalam rangka merayakan Dies Natalis ke-73. Kegiatan akan diselenggarakan pada tanggal 5 sampai 12...

Featured

Angkat Tema Peradaban dan Budaya, Wisuda Unas Hadirkan Ganjar Pranowo Untuk Berikan Pembekalan

  U niversitas Nasional (UNAS) menggelar prosesi wisuda bagi lulusan program...

UNAS dan St. Petersburg State University Rusia Tandatangani MoU Kemahiran Bahasa Asing

Difasilitasi oleh Kantor Kerjasama Internasional (KKI), Fakultas Bahasa dan...

You might also likeRELATED
Recommended to you