Civitas Akademika LPPM Unas Gelar Webinar Peran Stakeholder Untuk Konservasi Keanekaragaman...

LPPM Unas Gelar Webinar Peran Stakeholder Untuk Konservasi Keanekaragaman Hayati

-

webinar unas
Webinar Peran Stakeholder Untuk Konservasi Keanekaragaman Hayati

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Nasional menggelar webinar tentang Peran Stakeholder Untuk Konservasi Keanekaragaman Hayati. Kegiatan dilaksanakan Sabtu, (12/09/2020).

Kegiatan dibuka dengan Opening Speech oleh Ketua LPPM Unas, Dr. Ir. Nonon Saribanon, M.Si. Sebagai pembicara, hadir Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, Prof. Dr. Ernawati Sinaga, M.S., Apt.

Pembicara lain berasal dari beberapa stakeholders, yaitu: Environment Staff PT Pertamina EP Asset 5 Tarakan Field, Rakhmad Adi S, Field Manager PT Pertamina EP Asset 4 Donggi Matindok Field, Abidzar Akman, General Manager PT Indonesia Power PLTU Banten 3 Lontar OMU Rita Triani, serta perwakilan dari PT Pertamina (Persero) MOR III.

Dalam paparannya, Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, Prof. Dr. Ernawati Sinaga, M.S., Apt menegaskan bahwa Perguruan Tinggi memiliki peran besar dalam konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia. Terutama dalam hal memberikan nilai-nilai moral dan ilmu pengetahuan mengenai konservasi dan implementasiannya.

“Perguruan tinggi miliki peran besar dalam memberikan insersi nilai-nilai moral dan ilmu pengetahuan terkait konservasi dan implementasinya dalam berbagai program Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu juga, Perguruan Tinggi bisa bekerjasama dengan berbagai pihak yang memiliki visi yang sejalan tentang konservasi,” kata Prof. Dr. Ernawati Sinaga, M.S., Apt.

Dalam melakukan hal tersebut, lanjutnya, perguruan tinggi dapat memasukkan nilai-nilai konservasi dalam setiap aktivitas sivitas akademika. Misalnya, dengan memberikan pembelajaran mata kuliah terkait konservasi di semua program studi, juga pembentukan kelompok studi yang bergerak di bidang konservasi atau pelestarian lingkungan.

“Kalau di Unas sendiri, pembelajaran terkait konservasi memang dimasukkan di mata kuliah pilihan semua program studi. Ini merupakan salah satu upaya kami (Unas) untuk memasukkan ilmu konservasi dan mendukung segala kegiatan upaya konservasi yang dilakukan oleh sivitas akademika Unas” jelas Prof. Ernawati Sinaga.

Sementara dalam menindaklanjuti Tri Dharma Perguruan Tinggi seperti pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Prof. Ernawati mengatakan, dosen dan mahasiswa dapat berkolaborasi melakukan kegiatan penelitian yang mendukung konservasi. Juga, bisa bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi maupun lembaga yang memiliki sumber daya dan kompetensi terkait konservasi.

“Unas sendiri hingga saat ini punya kerja sama yang cukup baik dengan berbagai lembaga tersebut. Selain itu, dosen di Unas juga telah melakukan berbagai riset tentang konservasi. Kita sebagai stakeholder perguruan tinggi, baik dosen dan mahasiswa perlu terus meningkatkan kerja sama tersebut sebagai tanggung jawab terhadap Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tegasnya.

Tak hanya di lingkungan kampus, Prof. Ernawati berharap, dalam upaya memperoleh ilmu pengetahuan mengenai konservasi, seluruh sivitas akademika perguruan tinggi dapat mengimplementasikan nilai konservasi tersebut dalam setiap kegiatan dan kehidupan sehari-hari.

“Negara kita adalah negara yang kaya akan keanekaragaman hayati. Seluruh stakeholders perlu menjaga ekosistem ini agar tidak hilang karena keanekaragaman hayati merupakan pendukung kehidupan kita,” tuturnya.

Ketua LPPM Unas, Dr. Ir. Nonon Saribanon, M.Si. dalam opening speech mengatakan bahwa adanya dukungan dari beberapa stakeholder, maka program konservasi akan dapat terlaksana dengan baik.

“Sesama stakeholder kita juga bisa saling menguatkan. Sehingga program konservasi keanekaragaman hayati, yang merupakan salah satu kekayaan terbesar di dunia, dapat kita jaga dan lestarikan. Karena upaya konservasi bukan peran individual, tapi peran semuanya bersama-sama,” kata Dr. Ir. Nonon Saribanon, M.Si. dalam webinar.(NIS)

Redaksi
Ideas, stories, thoughts

Komentari

Subscribe to our newsletter

Subscribe info terbaru dari UNAS Press Newsletter langsung ke inbox email

Terkini

Belajar Pasar Modal, FEB Unas Hadirkan ‘Value Investing bersama Lo Kheng Hong’ 

Generasi muda Indonesia, seharusnya mulai melek berinvestasi saham. Bagaimanapun juga, saat ini harta karun kekayaan terbesar di dunia terdapat...

Virtual Sales Expo 2022 Inkubator Wirausaha Mandiri Unas Hadirkan 24 Booth

Kegiatan rutin Inkubator Wirausaha Mandiri Universitas Nasional, Virtual Sales Expo 2022 berjalan sukses. Diikuti oleh 24 booth, kegiatan tahun...

Naibonat, Kampung Toleransi di Perbatasan Timor Leste dan Australia (Catatan Pengabdian Masyarakat Dosen Unas)

Namanya Naibonat. Dikenal sebagai Kampung Toleransi. Lokasinya berada di Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara...

Featured

Belajar Pasar Modal, FEB Unas Hadirkan ‘Value Investing bersama Lo Kheng Hong’ 

Generasi muda Indonesia, seharusnya mulai melek berinvestasi saham. Bagaimanapun...

Virtual Sales Expo 2022 Inkubator Wirausaha Mandiri Unas Hadirkan 24 Booth

Kegiatan rutin Inkubator Wirausaha Mandiri Universitas Nasional, Virtual Sales...

You might also likeRELATED
Recommended to you